Archive for the ‘Kisah Teladan’ Category

Lalat yang setia

Sasya kecil dan bundanya melewati jalan kecil itu. Ada yang rasanya berbeda hari ini ketika akan dilewati. Dari jarak 100 meter sudah mulai tercium bau busuk. Semakin mereka mendekat semakin menyekat hidung.
“Sasya tutup hidungmu dengan sapu tangan ini ..”
“Bau apa ini, ..Ma ?”
“Hati-hati dengan jalanmu sayang, liat di ujung jalan itu ..”
Mama menunjuk onggokan kotoran [...]

Continue reading »

Terbangkan layang – layang itu

Sore itu Budi kecil sudah berlari-lari ke lapangan. Ia mengajak pamannya. Sehabis oleh-oleh sebuah layang-layang lengkap dengan gulungan tali, dia tampak bersemangat sekali. Sebelum ini dia memang sering memandang banyak layang-layang yang beterbangan diatas langit rumahnya. Budi kecil sangat ingin menerbangkan layang-layangnya sendiri.
“Hati-hati, Nak. Tetap main layang-layang disamping pamanmu ya..” begitu pesan Bunda tadi sebelum [...]

Continue reading »

Belajar pada Bola

“Paman, nonton bola di lapangan kota yuk ..” ajak Budi kecil.
“Lha, kan ada siaran langsungnya di TV nanti sore ..”
“Pengin ngerasain ramainya aja, sekali-sekali boleh kan … ?”
“Ya minta ijin dulu mamamu sana ….”
Sebulan sekali kota ini memang menjadi ajang pertandingan kesebelasan-kesebelasan terkemuka negeri ini. Harga karcisnya sih relatif tidak terlalu mahal. Karena sepak [...]

Continue reading »

Bicara atau Buta

Direktur itu akhirnya memanggil seorang trainer khusus untuk memberikan training per divisi bergantian selama 3 bulan. Trainer ini memfokuskan bahan trainingnya pada cara berkomunikasi antara atasan dan bawahannya. Setelah training banyak Standard Procedur yang mengalami revisi total, lalu secara fantastis 6 bulan kemudian perusahaan itu mengalami masa – masa keemasannya.

Continue reading »

3 Hal dari Ibu

Sebaris sms kuterima.
“An, aku ke apartemenmu yak .. butuh temen nie”
Seperti biasa Ryanti selalu akan main ke tempatku kalau hari libur. Ya namanya teman silakan saja. Apalagi teman dekat seperti itu. Pintuku selalu terbuka untuk dia. Wajarlah sesama lajang, sesama perempuan saling berbagi cerita. Dia selalu bercerita tentang impian-impiannya, hobbynya, juga tentu saja tentang kriteria [...]

Continue reading »

Nyalakan Lilin

Seorang manager tiba-tiba mengacungkan jari di tengah-tengah sebuah presentasi sebuah proyeksi target tahunan perusahaan. Dan konsultan yang sejak tadi asyik dengan slide-slidenya mengenai usulan-usulan aktivitas bisnis potensial, terhenyak sesaat. Konsultan itu merasakan ada sesuatu yang mengganjal dalam benak manager itu.
“Saya setuju dengan usulan-usulan aktivitas bisnis yang Bapak tawarkan, tetapi saya dan beberapa rekan manager di [...]

Continue reading »

Baca dan Agungkan Tuhanmu

Ustadku sering bertutur bahwa Rhamadan itu istimewa, bulan yang suci, dimana justru Allah memberi jalan fitrah kepada manusia. Malam-malamnya selalu hidup. Bukan saja karena banyak lampu yang masih menyala sampai jauh malam. Namun, hidup karena kemakmuran masjid. Hidup juga karena sesayup-sayup kecil pun suara-suara lantunan ayat – ayat suci Tuhan diperdengarkan, tak peduli oleh orang [...]

Continue reading »

Merdekakan pikiran, hati, dan jiwamu

Kakek Kromo terlihat sore itu beranjak keluar rumah sederhananya di kampung. Hari ini spesial karena memang dia ingin melihat keramaian acara 17-an yang digelar pemuda-pemuda kampung. Ia cukup bangga dan bahagia dengan keaktifan karang taruna kampungnya. Tidak masalah berapa jumlah umbul-umbul merah putih yang berhasil ditegakkan di sekitar lapangan berpasir di ujung kampung itu. Ia [...]

Continue reading »

Cukup alasan

“ Bunda, lihat itu … makanannya tidak dihabiskan “
Sasya kecil menunjuk-nunjuk sebuah piring di salah satu meja warung. Bunda tertegun sejenak, apa gerangan yang membuat putri kesayangannya begitu memperhatikan. Mengikuti arah telunjuk Sasya kecil, tampak oleh Bunda sebuah piring, dengan nasi tersisa sedikit, lauk ayam goreng yang baru termakan setengah, sedikit kuah sayur yang [...]

Continue reading »

Uang kembalian

Sore itu Ustad Zaenuri menyisir lewat serambi masjid. Ia sibuk menata dan merapikan tikar masjid untuk acara buka puasa nanti sore. Sampai entah kenapa matanya sekilas melihat Mas Jono sendirian di pojok berdoa serius sekali.
 
Mas Jono itu tukang jualan musiman. Jika bulan puasa begini ia sering berjualan kolak dan es buah di samping masjid. Namun [...]

Continue reading »