( Email Enade untuk Angkasa dan Khayana )
“ …
Dear my lovely friends,
Terima kasih untuk kado terindah ulang tahunku kali ini. Apa yang terindah selain melihat sahabatku kembali pada jalan cinta, menemukan jalan terang merindukan kekasih, menemukan kembali makna hidup di dunia ini, dan orang itu kamu Kay, kamu telah berjuang dalam denting-denting sulit nada minor [...]
Archive for the ‘Cerpen’ Category
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (10)
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (9)
( Email Enade buat Aang, sehari setelahnya …. )
” …..
Aang, kadang-kadang aku masih terkejut dengan “we’re connected” yang sering kukatakan padamu. Kali ini bahkan bukan “we” saja tapi juga “world”. Kemarin, aku terkejut di Indonesia, berita rekaman kecelakaan Adam-Air di Majene itu beredar begitu cepat, bahkan mungkin lebih susah beli kacang goreng daripada mendownload rekaman [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (8)
(Angkasa, setelah mengantar Kay pulang ….)
Dering poliphonic music hapeku bernyanyi beberapa lama. Aku tahu itu dari Kay, kubiarkan saja sampai mati sendiri beberapa kali. Ingin kulihat kesungguhan reaksinya atas trik yang kubuat.
“ Ya, Kay .. apalagi “
“ Dasar penipu, kamu mengerjai aku habis-habisan yak, pantas saja kau mau mbawain tasku, ternyata mau ..”
“ Kay, kalem [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (7)
( Kay .. Khayana, kembali di Bluebuck Coffe lagi ….)
Email buat Aang sudah kukirimkan tadi malam. Kupikir dia berhak untuk itu, untuk tahu siapa aku, siapa dia. Sejujurnya, ada juga perasaan ragu, bisakah Aang kupercaya. Karena begitu singkatnya pertemuan kami. Tak walau singkat dia sudah membuktikan banyak hal sebagai tanda dia memang telah membawa tanda [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (6)
( Email Kay buat Aang .. sehari kemudian )
” …
Dear Aang,
Semoga harimu bahagia, .. kutepati janjimu menceritakan tentang “dia” padamu.
Dia adalah kekasih hatiku, yang kutemukan dan menemukan diriku. Dia yang mampu membuatku tersedak diam hanya dengan senyumnya di bibir dan sorot mata teduhnya. Dialah tempat aku kembali, dan selalu menemukan bahwa hanya dalam cinta semua [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (5)
(Angkasa , setelah di rumah malam harinya ….)
“….
Andai Saja Engkau Tahu, Resahku Karenamu
Andai Aku Di Benakmu, Alangkah Indahnya Dunia
Bila Ada Satu Nama Ku Rindu, Selalu Sebutkan Dirimu
Seperti Bintang Indah Matamu, Andaikan Sinarnya Untuk Aku
Seperti Ombak Debar Jantungku, Menanti Jawabanmu….”
( Seperti Bintang, Yovie & Nuno )
———-
Aku sudah dirumah lagi sekarang.
Koneksi internetku sudah kunyalakan pada jenis koneksi [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (4)
( Kay .. Khayana, malam hari, 2 hari kemudian, BlueBack Coffe Mall Karawaci….)
Seperti biasa aku kembali ke sini. Tempat favoritku, menikmati secangkir adonan kopi yang nikmat, hangat, dan penuh segala rasa yang mirip-mirip nada-nada hatiku. Ada pahit di sana, agar aku tetap terjaga. Sedikit manis tentunya, agar aku punya jeda bernafas lega. Dan kental yang [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (3)
(Angkasa ,malam hari, akhir July 2008, sebelum tidur ….)
Sebelum tidur, melakukan pengecekan ulang terhadap forum asuhanku, siapa tahu ada message-message dari member forum ini. Begitu link alamat forumku itu sempurna terakses, segera muncullah sebuah pop-up message.
Aku terlonjak kegirangan. Personal message itu dari Khayana
————–
ini Kay invite saja aku di eve_alone
Thanks,
————–
Pendek, singkat, menjawab. Rasa kantukku mendadak lenyap. [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (2)
( Kay .. Khayana, malam hari, akhir July 2008, di BlueBack Coffe sebuah mall ….)
” Masih ada yang dipesan lagi, Mbak ? ” pelayan itu mendatangiku
” Tidak, ma kasih, bonnya saja ” hanya itu jawabanku sambil menutup laptop mungil yang sedari tadi menemaniku.
Akhir-akhir ini aku sering menghabiskan waktu di tempat ini. Secangkir kopi dan free [...]
8 Aug
Kay, mataharimu sudah kembali (1)
(Angkasa, sore hari, akhir July 2008, sebuah kamar ….)
Aku memandangi berbaris-baris tulisannya. Sederhana, tampak spontan, sepertinya ditulis menggambarkan suasana hati. Kenapa dari tiba-tiba aku terhenti pada baris-baris itu ?
“ …
kumasukkan semua ke dalam kantong sampah,
dan kuletakkan di tepi jalan,
kutemukan tersimpan di sudut,
di taruh tinggi di atas rak…”
Setelah berhari-hari dalam bulan ini aku melayani debat postingan [...]
Recent Comments