kamu yang datang dari masa lalu
yang dulu kukira hanya bunga
yang tlah luruh, tlah menjelma pada raga yang lain,
tlah terpetik menghias vas keindahan ruang – ruang entah dimana
.. sekarang kamu benar benar datang begitu saja
merupa raga yang kukenal, menipiskan senyum yang membuat waktuku terhenti
dan memang berhenti, seperti dulu janjiku padamu menyederhanakan waktu hanya
dengan diam dan memandang keindahan pesonamu .. dan kutepati kuhanya diam
memandang dirimu pesona bunga hatiku .. mimpiku .. belahan jiwa yang kukira hilang
kembali .. benarkah kembali .. memang kembali ..
katamu ,” aku menjawab kerinduanmu “
kupenuhi janjiku hanya diam untuk memandang keindahan pesonamu
katamu ,” aku sungguh tak pernah pergi, hanya ingin menjadi saksi bagaimana cintamu dan cintamu memadu “
sahara tetesan peluh mengarungi samudera kering tanpamu, sudah menjadi biasa bagiku
tiba – tiba kini menemukan oase
tidak … tidak … tidak ini bukan oase, ini taman firdausi yang hanya aku dan kamu bisa ciptakan
aku tak ingin rapuh sekejap ceria melihat fata morgana
aku tak ingin bermimpi sejenak mengejar satu bintang malam saja
aku tak ingin menipu diri menjadi pungguk hingga menua
hingga tetap kupenuhi janjiku
menyederhanakan waktuku
hanya dengan diam dan memandang keindahan pesonamu
kutunggu kamu di sini jika memang nyata ada dirimu
kusambut kamu jika kerinduan itu memang ada dan membawamu berlari ke arahku
kubuka tanganku untuk pelukan syukur jika memang kamu ingin kembali
bungaku … bungaku … bungaku
akulah telaga tempat tangga pelangi kembali ke bumi
jika jauh perjalananmu pergi hanya ingin menjadi saksi sampai kapan aku disini
aku tetap di sini
aku bersama cinta hakiki tempat ternyaman untuk selalu kembali
mari kubasuh jelaga peluhmu
mari kumandikan debu perjalananmu
inginku melihatmu memang kamu tetap kamu yang membuatku diam terhenti waktu
hanya memandang pesonamu
by fixshine
Posted by Rifa on May 23, 2009 at 11:28 am
Jd tharu..pd apapun itu