Archive for December, 2007

Membacamu

Membacamu (1) 
pelukanmu lebur dalam sekilas senyuman,
satu tanda kabur
mungkin sengaja kusalah-artikan.
duri yang melingkupimu dari sentuhku
duri yang melingkupiku dari sentuhmu
disyukuri semesta yang membisu
dalam cintamu yang diliputi ketidakpastian..
senyummu mengaburkan pertanda
izinkan aku terus membacanya dalam tanda tanya..
Membacamu (2) 
setidaknya dari kamu ada tanda,
tanda itu arti hidup
tanda itu keberadaanmu
meski aku tak tahu kamu ada di dunia mana
gemericik hening mengantar rasa
keasyikan mengolah [...]

Continue reading »

cinta kita ( yang bodoh )

cinta kita (1)
cinta itu bodoh seperti kamu
juga aku
tak bisa melihat
apalagi berbahasa
hanya tenggelam dalam rasa
benar-benar bodoh
 ———–
cinta kita (2) 
cinta
siapa yang membuatku bodoh
ketika kamu datang aku hanya bisa terpana
menerima tidak
menolak jangan
melihatmu aku tak mampu
memejamku mataku tak rela
mendengarmu adalah rindu
alunanmu membelit
benar-benar aku bodoh, cinta …
tapi aku suka
ditulis kolaborasi :
(1) by Gita
(2) by fixshine

Continue reading »

Limpahi aku cinta

 ……
Sayangku,
Ingatkah kamu pertama kali kita saling menemukan ? Di suatu siang, ditengah kesibukan kantorku kamu datang sebagai orang baru yang mengenalkan diri sebagai Junior Staff. Kamu diantar managerku satu per satu mendekati meja para staff senior dan menawarkan sebuah nama.
” Saya Dina..”
dihias sekilas senyum tipis. Sedikit sekilas yang sempat membuatku terhenyak sesaat. Telponku aku hold [...]

Continue reading »

Sahabat, teman, dan teladan

Dia tak pernah mau dipanggil dengan kata “Bapak”.
“Cukup panggil namaku saja, kita sama di kantor ini, dan kamu tidak dibayar untuk memanggilku lebih terhormat darimu”.
Aneh. Tapi dulu tak pernah terpikirkan olehku mengapa seperti itu. Aku kenal dia sudah lama. Tapi baru 3 tahun terakhir ini aku berjuang bersamanya. Lucu saja melihat gayanya. Ganteng tidak apalagi [...]

Continue reading »