Archive for October, 2007

Sejenak jeda

Sejenak jeda
aku melihatmu
selalu antara ada dan tiada
kemarin dalam bayang-bayang gerimis
sekarang dalam sejuk hembus sejuk sang angin
dan kuharap nanti ketika paman mentari
menyapakan hangat
katamu menunggu ku kan datang
katamu menunggu ku kan mendekat
katamu menunggu ku kan membisik sapa
janganlah kau tunggu karena aku tak pernah pergi
janganlah kau tunggu karena aku tak pernah jauh
janganlah kau tunggu karena aku tak pernah [...]

Continue reading »

Iri pada kita

Iri pada kita
sejak kapan aku dan kamu
tiada dan menjelma lagi menjadi kita
kita sudah dalam kenangan, kataku
seperti pintamu dulu
sekarang tinggal kamu, aku, dia, kami, kalian dan mereka
tiada lagi ada kita
* —————–
katamu
kita sudah menjadi bagian dari cerita besar
… sebuah epos ? tanyaku
kamu menyuruhku suka peran apa
… kamu ingin aku membidik pasopati segagah arjuna ? tanyaku
kamu hanya tersenyum
namun [...]

Continue reading »

Sepanjang hari cinta

Sepanjang hari cinta
kita punya banyak hari untuk dilalui
tak hanya hari ini
tak cuma masa lalu
dan titip satu:
jangan habiskan cinta untukku
*) 
 ———
tak kan habis cinta untukmu
sepanjang hari
karena hariku ada
begitu ada kamu
karena masa laluku
tercipta dari hiasan-hiasan nadamu
karena masih banyak hari  kita nanti
itu untuk kamu dan aku
adakah yang lebih indah dari itu ?
pengagum cinta
karenamu sepanjang hariku
*) thanks to Gita sudah [...]

Continue reading »

Masih

Masih
kamu bercerita tentang lagumu
padaku …
aku sambutkan nadaku mengiringmu
katamu, ” masih indah seperti dulu “
kataku, ” hanya dulu milikku setelah kita berpisah “
rindumu bertanya, ” benarkah kamu tetap millikku ? “
rasaku menjawab, ” entah .. tapi ada yang selalu hidup darimu padaku “
ragumu berangan, ” akankah kita bersatu kembali ? “
sadarku menenangkan, ” kapan aku pernah [...]

Continue reading »

Uang kembalian

Sore itu Ustad Zaenuri menyisir lewat serambi masjid. Ia sibuk menata dan merapikan tikar masjid untuk acara buka puasa nanti sore. Sampai entah kenapa matanya sekilas melihat Mas Jono sendirian di pojok berdoa serius sekali.
 
Mas Jono itu tukang jualan musiman. Jika bulan puasa begini ia sering berjualan kolak dan es buah di samping masjid. Namun [...]

Continue reading »

Bukan dari yang terucap dan terlihat

Teman-teman kecil suka sekali bercerita, karena mereka punya banyak waktu lebih untuk bermimpi. Tak pernah ragu untuk mengungkap kata pada apa yang terlihat. Jarang terlibat cemburu, jarang terbentur takut, apalagi segala bentuk kesusahan hati. Teman-teman kecil selalu berbagi keindahan, kadang-kadang tak mau kalah karena masing-masing mereka mampu melihat keindahan sesederhana apapun karena kejernihan hati mereka.
Sekelompok [...]

Continue reading »